Select Menu

Kabar Ciracas

PKS Indonesia

PKS Unik

Qiyadah

Parenting

Pemuda

Agenda

Suara Kader

Video









DPC PKS CIRACAS - (2/5/2015) tampak keramaian di Launching #RumahSehat yang terletak dikantor dpc pks ciracas , antusias warga sekitar membuat arus lalu lintas tersendat karena jumlah pengunjung #RumahSehatsangat banyak. 





Program yang diprakarsai oleh Lemsos Dpc PKS Ciracas diharapkan memunculkan jawaban kita selaku kader untuk terus melayani masyarakat, dan tentunya menandakan partai ini bukan partai musiman. 
Ditemui dilokasi Lemsos Dpc pks Ciracas yaitu Ustadz Dian Purnama, menyatakan antusias warga saat pukul 8.00 wib acara dimulai sudah amat luar biasa. Terutama kaum ibu, yang mendominasi kehadiran di acara tsb. walaupun bapak-bapak juga nampak hadir diacara hari ini. 
Pak RW 010 Bpk. Syamsu saya sangat senang dengan hadirnya rumah sehat dan harapannya PKS Di Ciracas menjadi partai yang makin dicintai masyarakat , karena selalu berbagi walau ngga ada pemilu, ujar pak kumis sapaan akrab beliau. Semoga acara ini menjadi manfaat untuk lingkungan di Ciracas. (Gnr)


Keterangan : Foto (Gilang Ramadhan)







DPC PKS CIRACAS - 1.   Pernah denger tentang Mukhoyam, apa itu ? | latihan wajib dasar kepemimpinan kader PKS, melatih diri utk #TanggapBencana
2.   Melatih diri menjadi salah satu materi dakwah, krn salah satu bentuk dakwah adalah Membantu Umat yg kena Musibah. #TanggapBencana
3.   Bagaiamana kita bisa membantu tangani musibah jika fisik lemah dan tdk pernah latihan, di PKS ada latihan mukhoyam #TanggapBencana
4.   Menjadi terdepan membantu masyarakat yg terkena musibah adalah kewajiban bersama. berlomba2 dlm kebaikan. #TanggapBencana
5.   Salah satu kegiatan latihan #TanggapBencana PKS saat ini berlangsung di bumi perkemahan Cibubur. fisik, disiplin dan kekompakkan
6.   Bencana yg sering terjadi di Indonesia adalah banjir, para kader PKS #TanggapBencana latihan di air.
7.   7. Sehingga diharapkan kader #TanggapBencana siap evakuas dan menolong warga didaerah Banjir.
8.   Terjun didaerah banjir, tetap gunakan standart prosedur kaos relawan dan pelampung. #TanggapBencana

9.  Selain Air, PKS juga diajarkan bagaimana melawan api, kerjasama dengan tim Pemadam. #TanggapBencana
10.  Api bukan musuh, namun bisa jadi teman di posko2 sederhana. kita juga diajarkan #TanggapBencana dgn bentuk posko
11.  Wajib kader ikut latihan #TanggapBencana bernama mukhoyam. asik bro...cungguh :) foto @ferryardian
12.  Bukan hanya fisik, latihan #TanggapBencana PKS juga full ruhiah, 1 Juz, hafalan, Qiamulail. foto @ferryardian
13.  Bencana lain bernama longsor, Mukhoyam dipersiapkan untuk #TanggapBencana ini. berani lawan lumpur seharian.
14.  Sehingga tak takut evakuasi korban longsor bersama tim lain. #TanggapBencana melatih diri.
15.  Selain evakuasi, Kader juga dilatih mengurus korban yg hidup dan yg meninggal. #TanggapBencana
16.  Ada yg tanya, kenapa PKS mesti pakai seragam coklat?. Itu standart evakuasi agar mudah bedakan relawan dan korban. #TanggapBencana
17.  Selamat Mukhoyam, selamat melatih diri untuk membantu sesama untuk Indonesia. #TanggapBencana
18.  Selamat Berlatih, semoga Allah memberkahi niat kita utk bantu sesama. #TanggapBencana
19.  Latihan berbaris kita berkerjasama dengan sub pelatihan TNI/Polri, dan kadang2 dari Paskibraka. #TanggapBencana
20.  Kutunggu kau di acara mukhoyam, mari latih diri untuk #TanggapBencana, Bersiapsiagalah !
Penulis : @baypriyo







DPC PKS CIRACAS - Dite abimanyu, Aleg asal Dapil IV yang meliputi kecamatan Ciracas, Cipayung, Pasar Rebo, dan Makassar menemui konstituen pemilihnya di Cibubur, Kecamatan Ciracas. Inisiatif beliau selaku anggota dewan terpilih dari  DAPIL IV yang hadir pagi itu, ternyata disambut meriah oleh warga  dengan tabuhan marawis anak remaja karang taruna dan Pak RT 10.


Bang Dite sapaan akrab ketua DPD PKS Jakarta Timur, hadir ke posyandu sekaligus berdialog dengan warga tentang pelayanan kesehatan. Sebagai Aleg terpilih hal ini sudah menjadi tugas dan kewajiban beliau bukan hal yang semestinya istimewa bagi warga harusnya. Para wakil di DPRD semestinya bisa berdialog mendengarkan aspirasi para pemilihnya agar segala usulan dan saran serta kritik bisa disampaikan oleh sang anggota dewan selaku orang yang diamanahi mengawal jalannya seluruh aktivitas pemerintah. 

Sudah basi rasanya melihat anggota dewan hanya duduk manis dan tutup telinga ketika tak ada pemilu tapi mengemis bantuan saat pemilu, semoga PKS terus amanah mendengarkan aspirasi rakyat.(Gil/Dpc)






DPC PKS CIRACAS - Humas DPP PKS Present
"Traning Student Journalism & Public Relation"
Free for kader dan Garuda Keadilan
(Peserta terbatad 200 orang)
Fasilitas :
-Sertifikat
-Coffe break ,snack and lunch
-Traning : PR&Jurnalistik/fotografi/videografi

Save date : Sabtu,23 Mei 2015
Tempat : kantor DPP PKS (MD Building) jl.TB.Simatupang,No.82 ps.Minggu,Jaksel
Pesyaratan :
1.WNI (Kader/GK)
2.Pelajar/Sederajat max usia 25 tahun
3. Memiliki minat di bidang PR journalistik,fotografi dan videografi
4. Bersedia menjadi bagian dari humas PKS

Pendaftaran :
Sms dengan format : Nama_Asal dpc_no.hp MR_kelas traning

Contoh : Muslim DPC Ps.Minggu 081234567890 fotografi
Kirim ke
Ikhwan ke 085711800139
Akhwat ke 085716706152
Batas pendaftaran : 11 sampai 20 Mei 2015 Jazakallah







DPC PKS CIRACAS - JAKARTA - Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras.
"Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5).

Gobel meminta masyarakat juga turun tangan langsung dalam melakukan pengawasan. Dia mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan beras dengan tampilan aneh. Gobel yakin, cara itu akan mempersempit ruang gerak pengedar beras palsu tersebut. "(Masyarakat) segera lapor, kalau ada laporan saya akan cek langsung," tandas menteri sekaligus pengusaha itu. (chi/jpnn)



keterangan gambar : Indoberita.com



DPC PKS CIRACAS - Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka di antara butiran nasi yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia kemungkinan terselip bahan berbahaya. Beras sintetis atau beras palsu yang diduga mengandung resin berbahaya mulai beredar.
Dewi Septiani (29), pedagang nasi uduk dan bubur ayam di Ruko GT Grande, Blok F 19 Nomor 37, RT 01 RW 23, Perumahan Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, menemukan dugaan adanya beras plastik atau sintesis.
Dia menuturkan, beberapa hari lalu dia menemukan keganjilan dengan beras yang dimasaknya untuk berjualan. Sebagian beras tidak bercampur dengan air.
"Airnya itu, posisinya ada di atas nggak campur sama nasi. Pada saat masak bubur, nasinya malah ngendap ke bawah, airnya ke atas. Jadi nggak menyatu," kata Dewi Septiani.
Beras yang ia beli di kios beras seharga Rp 8 ribu per liter. Beras diduga plastik tersebut dicampur dengan beras lokal biasa seperti setra ramos karawang.
Geger soal beras palsu berbahan campuran limbah plastik, ubi, dan kentang impor dari Tiongkok ini sebelumnya terjadi di Kerala, India.
Perbedaan Beras Asli Vs Beras Plastik
Dewi mengatakan, bila dimakan, beras plastik rasanya berbeda dengan beras pada umumnya. "Rasanya tawar. Kalau bau khas nasi kan wangi, ini baunya tawar saja. Rasa di mulut agak getir," tambah Dewi.
"Warna putih, sama seperti beras asli. Bedanya kalau beras asli kan ada guratannya, kalau dia (beras palsu) halus saja," kata Dewi.
Menurut Dewi, perbedaan dengan beras asli sangat tampak sebelum dan sesudah beras plastik dimasak.
"Butiran beras yang diduga plastik berwarna bening sementara beras asli berwarna bening bercampur putih susu. Ada dua warna yang beras asli yakni bening dan putih susu," ujar Dewi Septiani saat ditemui Liputan6.com, Selasa 19 Mei 2015.
Setelah beras plastik dimasak, tampak perbedaan lagi. Beras plastik dimasak untuk dijadikan bubur nasi, tidak hancur menjadi bubur. "Padahal memasak beras asli dengan durasi waktu dan ukuran air yang sama, sudah hancur menjadi bubur."
Dewi membeli beras tersebut pada Rabu 13 Mei lalu di Pasar Mutiara Gading Timur, yang lokasinya berdekatan dengan warung nasi miliknya. Kecurigaaan mulai dirasa Dewi setelah memasak beras sintesis itu pada Senin 18 Mei kemarin. Ia pun langsung melaporkannya ke polisi.
Menindaklanjuti dugaan beredarnya beras plastik, petugas Polsek Bantargebang Bekasi, Jawa Barat, mendatangi satu toko beras untuk mengecek langsung kebenaran adanya beras plastik tersebut.
"Kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan satu setengah karung dari toko beras tersebut," ujar Kapolsek Bantargebang Kompol Gatot Suyanto, Selasa 19 Mei 2015.
Gatot mengatakan, selain mengamankan beras di toko tersebut, petugas juga mengamankan S (45) dan 5 anak buahnya untuk dimintai keterangan.
Temuan beras plastik ini membuat Kapolsek mengimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran beras oplosan yang diduga terbuat dari plastik ini. Sebab, ada kemungkinan tidak hanya 1 toko beras yang diduga menjual beras plastik ini.
"Kami masih menelusuri penyuplai beras tersebut," jelas Gatot.
Dia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk menyakinkan kebenaran beras plastik tersebut. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nanti yang akan mengecek langsung untuk meneliti kandungan di dalamnya.
Bahaya di Balik Beras Palsu
Dewi Septiani mengaku setelah memakan beras plastik itu perutnya terasa sakit. Bahkan anaknya juga mengalami sakit perut.
Laman Straits Times, para ahli kesehatan dan ahli diet pun memperingatkan bahwa mengonsumsi beras palsu tersebut bisa berakibat mematikan atau merusak sistem pencernaan.
"Beberapa zat, seperti resin pada plastik tidak boleh dimakan, apalagi dalam jangka panjang. Sebab bisa menimbulkan implikasi negatif pada sistem pencernaan," kata Kepala ahli gizi National Heart Institute (IJN), Mary Easaw-John.
Menteri Pedagangan Rachmat Gobel mengaku belum mengetahui peredaran beras plastik di masyarakat. Pihaknya akan segera menelusuri sumber beras tersebut.

"Kan ada pengaduan, saya musti cek. Apakah betul ada itu atau tidak? Itu beras apa, saya belum tahu beras plastik. Saya tahunya dari kawan media semua," kata Rachmat di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa .

Menurut dia, peredaran beras plastik sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi. Untuk itu, pihaknya akan mengatasinya dengan mencari asal beras tersebut. "Itu kan bisa mempengaruhi kesehatan dan harus kita tindak dan segera diatasi," ungkapnya.

Rachmat mengungkapkan, akan mengirim bawahnya untuk menelusuri beras plastik tersebut. Sebab, saat ini instansinya belum menerbitkan izin ekspor beras.
Tersebar di Beberapa Negara
Peredaran beras plastik itu diduga sudah tersebar di beberapa negara Asia yang penduduknya besar seperti India, Indonesia, dan Vietnam. Laman Street Timesmenyebut, beras plastik diduga terbuat dari kentang, ubi jalar, dengan resin sintetik yang kemudian dibentuk menyerupai bulir-bulir bakal nasi.
Salah satu rumor terbaru mengatakan, beras palsu telah beredar di Singapura, meskipun pemeriksaan menyeluruh guna mengungkapkan tuduhan ini memakan waktu 5 tahun.
Berita beras palsu yang disebut-sebut umum dijual di pasar China, terutama di Taiyuan Provinsi Shaanxi juga marak beredar di media sosial populer seperti WhatsApp dan Facebook. Meski kian santer diberitakan dan menjadi buah bibir di berbagai kalangan, Kementerian Pertanian dan Industri Agro Malaysia mengaku belum menerima laporan adanya beras plastik.
Sang Menteri, Ismail Sabri Yaakob, justru membantah menerima laporan tersebut. Ia malah meyakinkan bahwa konsumen akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi beras palsu.
Meski belum tahu secara persis tentang beras palsu itu, Menteri Perdagangan Dalam Negeri Malaysia Hasan Malek akan melakukan investigasi secara nasional.
Tim investigasi akan fokus pada toko-toko kelontong kecil untuk memeriksa apakah mereka menjual beras palsu -- terutama di pinggiran dan pedesaan.
"Kami akan terus melakukan investigasi, tetapi pada saat yang sama saya ingin mengimbau konsumen untuk melapor kepada kementerian jika menemukan beras tersebut."
Sebuah video yang diunggah ke situs YouTube memperlihatkan bagaimana pembuatan beras palsu. Dalam video berjudul 'AWAS!!!! Beras Palsu buatan Negara China!!!', terlihat seorang pekerja yang tengah mengolah produk berbahaya tersebut dalam durasi 2.29 menit.
Pada awalnya, bahan seperti plastik berwarna putih dihancurkan dalam sebuah mesin. Begitu keluar dari mesin bahan yang tadinya kering tersebut berubah warna menjadi hijau kecokelatan dan mengental seperti krim.
Bahan tersebut lalu dilewatkan dalam alat seperti saringan air sehingga terbentuk helaian-helaian panjang. Di bawahnya tempat bahan tersebut mengalir terdapat bak penampungan berisi air dingin.
Begitu melewati air, bahan tersebut memadat. Bahan yang sudah menyerupai helaian benang tebal itu lalu dikeringkan. Untuk kemudian melewati mesin pemotong yang bakal mengubah bentuk bahan tersebut menjadi lebih kecil seperti bulir-bulir beras.
Sumber : liputan 6












Keterangan : Foto ilustrasi kegiatan kader PKS

DPC PKS CIRACAS - Aku amati pria dan wanita yang berada didekat rumah. Mereka sibuk sekali setiap pekan pergi dengan kendaraan roda duanya. Hilir mudik seperti tukang sayur keliling. Entah apa yang mereka cari seharian hanya cuap-cuap berkata-kata seperti sales yang meyakinkan para pembelinya. Hal itu mengusik batinku, sedari kemaren mereka berdua saja yang sibuk tak henti sampaikan selebaran dirumah warga, memeriksakan kesehatan warga, dan kadang ikut tahlilan bersama.

Aku yang mulai risih menatap setiap aktivitas itu bertanya pada mereka. Kalian siapa sebenarnya? setiap pekan mondar-mandir bagaikan tukang obat bicara tanpa henti sambil berikan pelayanan kesehatan, dan menyelipkan selebaran kertas yang bernada ajakan itu. Isinya ajakan menjaga kesehatan dengan logo bulan sabit dan padi yang nongol di atas kertas itu.

Mataku menatap lamat-lamat pakaian mereka yang menutup aurat suami istri. Kompak sekali rasanya setiap pekan habiskan waktu demi hal yang mungkin sepele seperti ini, padahal istrinya dokter, dan suaminya pengusaha. Aku coba bertanya lagi, pak dimana teman-teman bapak yang lain? maksudnya kader partai itu. Hmm... dia cuma bilang, saya dan keluarga akan terus bergerak demi kebaikan. Tanpa menunggu arahan atau instruksi yang ada dari pimpinan. Disini kami diajarkan mandiri untuk menyediakan waktu luang dengan pengajian pekanan dan melakukan aksi nyata dari apa yang kami dapatkan dari pembahasan di pengajian itu.

Ia juga bilang soal teman kami sibuk, biarkan saja yang terpenting memulai dari sendiri adalah hal yang amat menyulitkan. Apalagi kebaikan, belum tentu teman kami tidak datang membantu mereka tidak melakukan hal yang sama atau bahkan mereka melakukan hal yang lebih mulia dari apa yang kami lakukan.  Biarlah Allah yang menyaksikan, mendengar niat kami bukanlah untuk dijadikan sekedar tontonan, semoga justru menjadi cambuk agar dakwah bukan karena sekedar taklimat pesan dari pimpinan tetapi dakwah harus terus berjalan hingga kelelahan menyertai dan menghinggapi hingga pertemuan indah dengan Tuhan, Allah Swt. Kami bangga dipertemukan dijalan dakwah bukan untuk dikenal karena jabatan tetapi karena berada dijamaah ini kami belajar keindahan ialah saat berbagi pada orang-orang yang kekurangan.



Jakarta, 8 Mei 2015 I @kanggilang03










DPC PKS  CRACAS - PKS DPRa Ciracas sebagai partai yang banyak mengkampanyekan hal-hal sosial yang selalu masyarakat butuhkan. Kali ini menindaklanjuti kebutuhan masyarakat di kelurahan Ciracas yang semakin sulit menemukan seorang relawan yang siap memandikan jenazah dan mengkafan jenazah.

Ini menjadi penting bagi PKS karena jika kita tidak memandikan, mengkafani, menguburkan jenazah, maka yang berdosa bukanlah keluarganya melainkan umat Islam. Untuk itu kemaren ahad 26 April 2015 bertempat di Masjid Green Life, DPRa PKS Ciracas mengadakan Dauroh Janaiz yang menjadi salah satu program bidpuan DPRa Ciracas.

Hampir satu jam telah dari undangan yang diterima, akhirnya tepat pukul 11.15 WIB acara dibuka oleh akhuna Marno dan tilawah oleh akhuna Rizal. Minimnya peserta Dauroh Janaiz, tidak membuat surut nara sumber Ustadz Muhammad Ridwan untuk memberikan ilmunya, baik teori maupun praktek. 

Dalam acara yang dikhususkan untuk kaum ibu ini, dihadiri oleh berbagai ibu-ibu dari majelis taklim, serta para simpatisan PKS. Ustadzah Nancy selaku pengisi materi acara tersebut menjelaskan betapa pentingnya seorang muslim mengetahui apa-apa saja yang seharusnya dilakukan saat mendapati saudara muslimnya yang sedang sakaratul maut maupun praktek memandikan dan mengkafani jenazah.





Ustadz Nancy, memberitahukan alat–alat yang harus ada ketika memandikan jenazah yakni: Tempat pemandian jenazah; 2 buah baskom atau semacamnya; 1 atau 2 buah bak air diisi dengan air mutlak; Baskom 1 diisi dengan air bidara atau kembang wangi (tidak mutlak); Baskom 2 diisi dengan air kapur barus; Sediakan sarung tangan 2 atau 3 helai; Masker; Sediakan kain untuk menutup mayat saat dimandikan berukuran sekadar menutup aurat mayat, sebaiknya berwarna gelap atau kain batik; Tanah debu untuk tayamum bagi mayat kanak-kanak yang belum berkhitan atau orang dewasa dan untuk mayat yang uzur; Sabun; Kapur barus; Cottonbud; Daun bidara atau kembang wangi; Tempat mayat itu hendaklah di bilik yang tertutup supaya jangan dilihat orang yang tidak berkepentingan; Sebaik-baiknya letakkan mayat di tempat yang tinggi; Selang dengan air mengalir; Gayung.

Lebih lanjut beliau juga menjelaskan siapa saja yang boleh memandikan jenazah yaitu: Orang Islam; Merdeka; Bukan pembunuh mayat; Dewasa; Bukan musuh si mayat; Orang yang jujur dan amanah (yang tidak akan menceritakan keburukan mayat); Bukan orang yang fasik; Orang yang ahli atau mengetahui mandi mayat. Serta adab terhadap jenazah bagi orang yang memandikan jenazah yakni Jangan sekali-kali menceritakan hal keburukan tubuh mayat tetapi sebaliknya disunahkan menceritakan kebaikan si mayat itu kepada keluarganya.

Setelah mempraktekkan dan menjelaskan cara memandikan jenazah, ustadz Muhammad Ridwan pun memberitahukan bahan yang harus disiapkan untuk mengkafani mayat, yaitu : Kain kafan ukuran min 4x panjang tubuh jenazah; Kapas 2 gulung; Air mawar 1 botol; Cendana secukupnya; Kapur barus; Gunting; Jika ada tikar boleh untuk alas.

Kegiatan ini akan terus berlanjut selama masyarakat membutuhkan , karena hal seperti amat sangat penting. Inilah hal yang akan terus PKS tingkatkan dan ini merupakan bentuk pelayanan yang sangat berguna dan bermanfaat dimasyarakat.(gnr)

Ket: Foto diambil oleh Bidpuan DPRa PKS Ciracas







DPC PKS CIRACAS - Tangan ini saling berhimpun, saling menggenggam dalam ikatan. Dimana semangat yang kuat melalui gerak tubuh akan diekspresikan. Setiap Kaki telanjang dan bola sepak memang adalah bola benda ajaib yang menyatukan, kaki adalah anggota tubuh yang saling berbicara berkomunikasi dalam bermain, kataku. Dimana lagi mesti dicari orang - orang yang katanya kurang kerjaan, satu bola diperebutkan, segerombolan orang.

Permainan yang membutuhkan totalitas dalam meraih kemenangan.Tetapi cobalah lihat baik-baik mereka sedang belajar arti kebersamaan. Dimanapun berada manusia tak bisa sendirian. Sendirian hanya akan memunculkan prasangka buruk kepada Tuhan. Walaupun sepak bola hanya permainan, akan tetapi ia mengajarkan suatu hal bernama kerja sama, agar kita mulai rapatkan barisan. Saling bahu membahu menutupi kekosongan. Pertandingan ada untuk memperlihatkan kebersamaan atau keegoisan yang menguasainya di lapangan.

Kader sejati parta yang militan, bukan namanya tertera tapi tak ada saat masyarakat membutuhkan. Kader sejati hadir bukan karena jenjang dibahu yang disematkan. Ia tampak sederhana, tetapi kontribusi luar biasa. Adanya kegiatan untuk membuat kader peka arti kebersamaan untuk meraih kemenangan. Peka juga arti kemenangan bukan terletak pada sebuah obsesi jabatan, tetapi sebuah nilai partai ini organisasi yang penuh kebermanfaatan. Sekarang carilah jawaban untuk segera aktif dalam segala kegiatan. Bukan sekedar dikatakan kader, lalu hadir acara akbar kepartaian, kita ada untuk sebuah misi kemanusiaan. Bekerja agar indonesia meraih kesejahteraan, bukankah itu yang kita cita-citakan? karena itulah jawaban untuk menuju kebahagiaan yang tak mungkin dilakukan sendirian. Teruslah tingkatkan pelayanan kepada siapapun masyarakat yang membutukan tanpa melihat suku, ras, dan agama , semoga milad #PKSWEET17 meraih keberkahan dan mencapai tujuan yang dicita-citakan.(Gilang)

Sumber : Media DPC PKS CIRACAS







DPC PKS CIRACAS - Kabar Gembira, PKS mengadakan Sayembara PKS ...menulis resensi film "Tjokroaminoto" dan hikmahnya bagi para da'i. Kami berharap partisipasi seluruh kader. Waktu Pengiriman dari tanggal 15 April s/d 30 April 2015 jam 23.59 WIB. Dapatkan Hadiah "VOUCHER PULSA" dari 3 resensi terbaik.

Resensi dikirim ke email : dpcpksciracas@gmail.com

Terima kasih atas perhatiannya. Jazakallah.











DPC PKS CIRACAS - Agenda mulai mengisi hari-hari kader DPRa PKS CIRACAS sabtu,11 april 2015, pukul 16.00-18.00 WIB akan dilaksanakan pra raker DPRa PKS CIRACAS yang bertempat di Kantor Sekertariat DPC PKS CIRACAS.

Para Kader DPRa PKS Ciracas diharapkan bisa mendukung terlaksananya acara tersebut agar terselenggara dengan baik, dan semoga pra raker DPRa PKS CIRACAS memunculkan gagasan-gagasan yang bisa dijadikan rumusan untuk suksesnya raker yang akan terselenggara rencanya pada tanggal 3 mei 2015, pukul 09.00 - 12.00 WIB yang bertempat di Tbc.

Semoga arahan yang menjadi point-point utama saat raker DPC PKS CIRACAS untuk DPRa bisa dijalankan menjadi program yang tidak tumpang tindih nantinya. Point utama seperti meriayah semoga terus ditingkatkan dan menjadi program unggulan di setiap DPRa agar masyarakat merasakan PKS sebagai partai yang hadir bukan hanya saat pemilu saja tetapi saat kondisi apapun. (gnr)

Info : Ketua DPRa PKS CIRACAS









DPC PKS CIRACAS - Assalamualaikum wr wb. Saudaraku yang dimuliakan Allah.
Kembali kita merajut kebersamaan dalam mengkondisikan ruhiyah serta semangat tarbiyah dan dakwah. Mengundang antum seluruh kader dalam acara mabit pada:
Hari/tgl: Sabtu-ahad,11-12 april '15.
Waktu: pukul 19.30 sd 06.00
Tempat: Masj. Daarussalam (Jl. H. Jusin rw 01, Susukan)
Muwajjih: Ust. Efendi Anwar Lc al-hafizh.
Tema: Taqwa.
Dresscode: koko putih berpeci.
Semoga dimudahkan utk hadir.
Baarakallaah.

Sumber : Media DPC PKS CIRACAS 
Info lebih Lanjut : kaderisasi DPC PKS Ciracas







DPC  PKS CIRACAS - (6/04/2015) Berikut merupakan transkrip pidato Presiden PKS di masjid kompleks DPR Kalibata pada saat akan melepas jenazah almarhum Ustadz Ma'mur Hasanuddin tuk dimakamkan di Subang.  
       
Ikhwan dan akhwat sekalian, kami, DPP bersama keluarga beliau telah memantau secara terus menerus perkembangan penyakit beliau sejak beliau masuk rumah sakit setelah pulang dari perjalanan beliau ke Maroko. Kami juga terus berkordinasi kepada para dokter tentang perkembangan kondisi beliau. Kita yang hadir pada hari ini benar-benar merasa kehilangan almarhum karena beliau adalah seorang kader dakwah yang berkerja keras, seorang kader dakwah yang berjihad fisabilillah. Dari salah seorang teman dekat beliau, diketahui bahwa  penyakit beliau berkembang karena kesibukannya yakni khususnya menjelang Pemilu 2014 kemarin.

Beliau lupa dengan rasa lelah dan penyakitnya sehingga ketika akhirnya beliau kemudian mulai kembali memperhatikan dirinya, penyakitnya telah berkembang lebih cepat didalam tubuh beliau.Kita berharap ini semua adalah tanda-tanda kebaikan dari Allah SWT bahwa ketika Allah menhendaki husnul khatimah pada diri seseorang maka diberikan olehNya kesempatan kerja yang begitu besar serta diberikan pula kekuatan dan kegembiraan yang tidak terbatas menjelang akhir hayatnya sehingga beliau melupakan kondisi fisiknya dan segala kelelahannya.

Semoga Allah melipat gandakan pahala beliau karena telah mengisi tahun-tahun penuh dengan kerja keras dan kebaikan sehingga kepergiannya benar-benar meninggalkan kekosongan bagi kita. Hal yang membuat kita merasa begitu kehilangan  yang sangat mendalam atas sosok beliau adalah karena beliau meninggalkan ruang kosong yang begitu besar di negeri ini . Ruang yang harus kita isi kembali ikhwan sekalian, semoga Allah SWT memberi kita kekuatan untuk mengisi ruang  kosong yang begitu besar hidup yang ditinggalkan oleh beliau, ruang kosong yang selama ini diisi penuh oleh beliau dalam perjalanan beliau yang sarat dengan kerja keras dan amal kebajikan .

Ikhwah sekalian kita mengenal beliau sebagai sosok teladan bagi kita semua tentang seorang kader pemimpin yang ikhlas, jujur dan selalu bekerja keras, namun di sisi lain juga seseorang yang bisa bersikap santai, lemah lembut dan bersendagurau di tengah-tengah kerja kerasnya. Dengan kemauan hidupnya yang begitu besar sehingga berusaha keras melawan penyakitnya.

Ikhwah sekalian saya mewakili keluarga beliau dan mewakili keluarga besar PKS  dan juga saya secara pribadi  mengharapkan  agar semuanya mengikhlaskan dan ridha dengan kepergian beliau. Sedangkan hal-hal yang terkait dengan hak-hak kemanusiaan silahkan hubungi kami di DPP dan keluarga.  Pada kesempatan ini juga saya atas nama keluarga beliau dan atas nama DPP melaporkan kepada pimpinan DPR  karena  almarhum adalah anggota DPR RI dari Komisi IV yang hadir pada kesempatan ini bahwa jenazah almarhum akan disemayamkan dan dimakamkan dengan mengikuti semua prosedur yang ada sebagai anggota Dewan. Mudah-mudahan, Allah SWT memberikan  PKS pengganti yang sebaik dirinya

Penulis : Abu Nusaibah
Foto : Dudi






DPC PKS CIRACAS - Berikut ini kesaksian kenangan dari beberapa orang terdekat almarhum Ustadz Ma'mur Hasanuddin

Bersedekah tak pernah putus

Iqbal : ketika ketemu hasan (salah satu putra Ustadz Ma'mur Hasanuddin yang sedang umroh), tiba-tiba hasan menyerahkan selembar uang 100 dolar US sambil berujar "a iqbal ini dari abi buat a iqbal". Dalam kondisi seperti itu masih memikirkan saudara.
Lalu tepat kemarin istrinya minta no rekening yayasan al ihsan ke saya. Beberapa saat kemudian beliau sms lagi "a iqbal, ustadz ma'mur sudah transfer uang ke rekening yayasan buat sumbangan bangun masjid sekolah". Padahal beberapa bulan yang lalu sudah menyumbang juga 5 juta... Qiyadah yang sabar mendengar jundi.

Dede : Kesaksian saya, Ustadz makmur paman dan qiyadah dakwah yg luar biasa...selalu mendengar dengan sabar setiap persoalan-persoalan khususnya persoalan dakwah dan politik...walau kadang mungkin belum ada solusinya...tapi beliau pendengar yang baik luar biasa sabar....dan bahkan bila ketemu selalu menanyakan lebih dulu gimana perkembangannya..walau kadang solusi belum ada...tapi dengan ditanyakan rasanya sudah menenangkan dan akhirnya solusi itu dengan perlahan selesai...tentu berkat doa beliau....
Pendidik keluarga yang peduli kerabat.

Syaifudin : Saya saksi, Beliau (ustadz Ma'mur) termasuk yang berhasil mendidik istri serta sangat perhatian dengan semua saudara-saudaranya.

(Saudara2 yg lain insya Allah menyaksikan juga). Bahkan beliaulah yang menginisiasi adanya pertemuan rutin keluarga besar di daerah Tasik.
Pejuang yang super






Adri : Ustadz makmur,  jiwa yang langka... Kalimat terakhir yang saya sampaikan kepada beliau saat berpisah di RSCM adalah "Ustadz makmur manusia super karena bisa bertahan sampai tahunan."

Menurut kacamata medis hanya 5% org yg bs hidup smpai 1 thn lebih, tapi ustadz makmur dari tahun 2011 vonisnya.

Paman yg periang

Leli : 3 minggu yang lalu, saya nengokin Mang Makmur sama Ibu dan bapak. Mang Makmur seger banget,seneng banget banyak tertawa sama candaan kita terutama sama candaan Mang kholik....

Sukses menularkan darah pejuang kepada kerabat
Husen : Ngga terasa air mata mulai mengalir membasahi pipi ketika melihat jasadnya mulai di bungkus kain kafan...

Wajahnya sungguh tenang..
Orang-orang mulai bergiliran menciumi keningnya sebelum bagian wajahnya ditutup.
Mari kita contoh dan teladani semangat & perjuangan almarhum, untuk kita aplikasikan dlm aktifitas kita masing-masing....

Darah seorang pejuang sdh trlanjur mengalir dlm tubuh ini....!!!!
Kader yg tak jenuh bergerak
Nur Ihsan : ketika di rscm, beliau meminta kepada saya agar bisa segera menempati rumah di komplek DPR kalibata agar memudahkan koordinasi dengan ikhwah yg lainnya.

Selamat jalan Ustadz Ma'mur Hasanuddin... Kami menjadi saksi, sesungguhnya engkau adalah da'i yg baik dan meninggalkan banyak manfaat ditengah2 kami... Semoga disana engkau berkumpul dengan para nabi dan rasul serta para syuhada...
Aamiin Ya Rabb.

Sumber : Abu Nusaibah (Kader PKS Cibubur)


DPC PKS CIRACAS - JAKARTA (6/4) Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Senin, 6 April 2015 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kehilangan salah satu kader terbaiknya, Ketua Bidang Wilayah Dakwah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Ma’mur Hasanudin.
Pria yang akrab disapa Ustadz Ma’mur tersebut meninggal dunia pada pukul 10.30 WIB di kediamannya, Jalan Lafran Fane Kelapa Dua, Cimanggis-Depok, Jawa Barat. Selain mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Wilda Banjabar, Ustadz Ma’mur juga Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS.
“Seluruh Anggota DPR/MPR RI Fraksi PKS berduka cita atas wafatnya kader terbaik kami, H. Ma’mur Hasanudin (DPR 2014-2019). Mohon doa saudara-saudaraku semua,” tulis Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini melalui akun twitternya @JazuliJuwaini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pewarta, Almarhum Ustadz Ma’mur dishalatkan di Komplek DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan, pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kampung Pasircabe, Subang, Jawa Barat.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah wafat Ustadz Ma’mur Hasanudin pukul 10.30. Insya Allah akan disholatkan di Masjid Al Amin, Komplek DPR pukul 14.00,” jelas akun twitter @hadimulyadi68 yang merupakan milik Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Hadi Mulyadi.
Sejumlah tokoh maupun dewan pengurus PKS, baik pusat, wilayah, hingga daerah, melakukan takziah ke kediaman Ustadz Ma’mur di Komplek DPR RI, Kalibata. Beberapa diantaranya menyampaikan bela sungkawa melalui akun media sosial.
“Semoga Allah luaskan kuburnya, diterima seluruh ibadahnya, diampuni salah dan khilafnya dan dimasukkan ke surga-Nya, dan keluarga besar diberikan kesabaran. Aamiin… Ustadz Ma’mur Hasanudin guru dan sahabat yang luar biasa. Saya sangat kehilangan,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI dalam akun Facebook-nya, Yudi Widiana Adia.  
Ma’mur Hasanudin lahir di Tasikmalaya, 19 Desember 1959. Direktur World Assembly of Moslem Youth (WAMY) untuk Indonesia periode 1992-2004 itu merupakan legislator PKS dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II, meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Selama menjadi Anggota DPR RI (2009-2015), Ustadz Ma’mur diamanahkan pada komisi yang membidangi masalah pertanian dan kelautan.
Menurut Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Shiddiq, Almarhum yang meninggalkan seorang isteri, Anni Rosyidah, dan 7 orang anak tersebut, dikenal sebagai anggota dewan yang kritis dan banyak memberikan kontribusi bagi Kementerian Pertanian dan Kelautan.
“Beliau juga banyak membantu masyarakat di daerah pemilihannya dan di luar daerah pemilihannya, khususnya petani dan nelayan. Indonesia akan merindukan sosok seperti Almarhum H. Ma’mur Hasanudin,” kata Mahfudz melalui siaran persnya, Senin (6/4).
Selamat jalan Ustadz Ma’mur. Semoga segala amal ibadah dan perjuangan dakwah Almarhum diterima dan ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.
Sumber : pks.or.id